Kamis, 02 Juni 2011

Belajar Membuat Template Wordpress (1)


Pengenalan ( INTRO)

Sebelum beranjak ke sesi ini, yuk kita pelajari dulu tuh yang namanya template wordpress itu kya gimana sih, baik strukturnya, maupun basis yang digunakan.

Intro adalah pelajaran pertama dari seri tutorial saya tentang membuat tema WordPress. Ane ga akan mengajarkan pada ente semuanya sekaligus.Ntar malah biki pusing, sudah pusing malah tambah pusing. Apa yang ane tunjukin ini bukan sebuah referensi bagi ente, tapi mudah-mudahan aza kebayang tuh gimana menyusun sebuat template wordpress. Pada pengenalan kai ini ane akan mengenalakannya tingkat demi tingkat, ga ada yang memungkiri bahwa template wordpress bisa berharga ratusan dollar bro. Sebenarnya ada tutrialnya juga sih di wordpress.org, tapi sayangnya pake bahasa Inggris, ane ga tapi mudeng tuh bahasa inggris, embok ane dulu waktu kecil ga pernah ngajarin bahasa inggris sihhh, jadinya ane ga mudeng blasss.
Oayooo gannnn, kita mulai aja tutorial yang kya benang kusut ini yaa,, ^_^..
Sabar bin subur,, sabar kunci utama belajar,, ente semuanya juga pasti tau kan... wuiiiiiiiii..

Pada tutorial pertama ini akan kita bahas :

  • Basic Rules
  • Lingo / Terminology
  • Hierarchy
???? Ga mudeng??? sama gan,, ane juga ga mudeng. Agar lebih mudeng, yuk lanjuttttttt...

1. Basic Ruler
a . Rule Pertama
Pada basic ruler kali ini , umunya yang akan ane bahas adalah seputar tag. Kalo ga ngerti tag silahkan baca disini . Ada macam-macam tag, dari yang benar penempatannya ampe pada yang salah. lihat gambar di bawah ini gan.. :


Pada tag The wrong way to close, tag tersebut tidak bekerja karena tag <li> belum waktunya ditutup oleh tag </ul> , seharusnya tag <li> ditutup terlebih dahulu oleh </li> , baru ditutup oleh tag </ul>

Setiap tag dibungkus oleh tanda atau karakter < dan > , kemudian setiap tag ditutup oleh garis miring, /, menunjukkan apakah setiap tag adalah tag membuka atau menutup. <> adalah tag pembuka, dan </&gt; tag penutup. Pada contoh, ane menggunakan (unordered list) yaitu li dan ul . Perhatikan bagaimana membuka dan menutup tag li yang masih dalam pembukaan dan penutupan tag ul. Itu disebut nesting. Yah, ga usah diinget istilah atau pengertiannya, ente bukan belajar jadi tutor, tapi belajar paham. Ok,, hehehhe..

Lanjut ,,,

b . Rule Kedua

. Anda memberitahu tema ente, di mana semuanya berjalan di dalam index.php dan bagaimana segala sesuatu harus terlihat seperti dalam style.css , maka wajib hukumnya ente mengetahui bahwa setiap tema memiliki setidaknya dua file - style.css dan index.php

Berikut adalah daftar lengkap file (jangan khawatir tentang daftar ini, belum ane jelaskan pada posting ini !!!) :

  • style.css
  • index.php
  • home.php
  • single.php
  • page.php
  • archive.php
  • category.php
  • search.php
  • 404.php
  • comments.php
  • comments-popup.php
  • author.php
  • date.php
Nah itu dia gan, komponen WP Themesnya. Kudu diinget ya, tar susah pada tutorial selanjutnya kalo ga inget..

Lanjut.....

2. Daftar Istilah :

Template - Satu set kode yang dapat ente gunakan di banyak tempat tanpa harus menulis kode yang sama lagi dan lagi.
Template file - Sebuah file yang berisi satu atau beberapa set kode (template). Setiap halaman terdiri dari beberapa file template. Sebagai contoh: file index.php, file style.css, sidebar.php, dll
Tema atau Wordpress tema - Semua file yang ente gunakan: teks, gambar, kode, dll Catatan: tema Wordpress dan template Wordpress (s) adalah dua hal yang berbeda, meskipun beberapa orang menganggap mereka sama. Tapi menurut ane bedaaaaaaa gan..!! Tar ane jelasih di tutorian WP Theme and Template selanjutnya.. Ok ?? :-)
Post - Saat ini, Ente membaca sebuah tulisan. Selain itu, hanyalah sebuah entri bacaan dari blog Anda. Dalam contoh, satu halaman dari buku harian.
Page - Sebuah jenis khusus dari posting yang tidak di oraganized oleh kategori. Hal ini terpisah dari sisa posting ente. Catatan: Di WordPress, page dan Page adalah dua hal yang berbeda. Bedanya apa ??? Hayooo?? Jelas beda, kalo Tata bahasa Indonesia jelas beda, Huruf Besar biasanya dalam Tata bahasa Indonesia digunakan di awal kalimat, hoeeee, sama pada wordpress tentunya. Huruf besar dan kecil akan dibaca lain pada kode PHP, ane ga akan jelasin disini. Di tutorial selanjutnya aZa.


3. Hierarki

Hierarki kira-kira artinya itu adalah, susunan yang terstruktur. hehehe, entahlah , ane jug ga tau.. Biar jelas lihat gambar di bawah ini . Diagram di bawah ini hanya menunjukkan bagaimana sistem WordPress akan mencari, dalam hal salah satu file tema ente yang hilang. Ane mencatat hanya enam file, bukan tiga belas dalam diagram karena itu adalah komponen utama yang ente harus fokus pada template yang ente harus buat. Lebih bawah seri tutorial ini, ente nanti akan mempelajari tentang sisa file yang gak ane sebutkan dalam hierarki dibawah ini.

Ane akan nunjukin sedikit tentang tingkat kepentingan dari setiap file dengan posisinya diatas. Bagian Atas sebelah kiri adalah file yang paling penting. Bawah- kanan adalah komponen penting selanjutnya.

Hirarki atau tingkat kepentingan ada untuk file template karena jika file archive.php, yang menangani tampilan untuk halaman arsip hilang, maka WordPress akan menunjuk ke index.php untuk mengendalikan bagaimana halaman akan terlihat seperti arsip.

Jika file single.php template yang hilang, lha terus bagaimana posting ente akan ditampilkan ? Susah untuk dijelaskan dah.

Yang pasti jika salah satu file diatas tidak ada, selamatlah ente. Blog ente bakalan kelayapan kemana-mana tuh, atau bahkan yang tampil cumu 404 eroorr.. hahahah.

Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan malu untuk bertanya, malu bertanya sesat di WC, hahahha. Piece... !!. Silakan lakukan melalui form komentar di bawah, bukan ke email saya. Dengan cara ini, kalo yang lain mencari jawaban yang sama, mereka ga harus mengulangi pertanyaan-pertanyaan mereka lagi. Ente mudah, ane juga mudah ngejelasinnya. hehhee.

Sampai jumpa di tutorial yang selanjut-lanjutnya, IsyaAllah di posting 2 hari lagi... xixixi..

Semangkaaaaaa.. uehhh,salah, Semangatttttttttttttt. !!!

Read more

Rabu, 25 Mei 2011

Efek Menghilangkan Elemen Seperti Div

Ok selanjutnya saya akan menunjukkan kepada anda bagaimana untuk membuat sesuatu seperti elemen div atau elemen yang lainnya menghilang bila tombol gambar atau link delete diklik, penasaran berikut ini demonya silahkan klik tombol delete / tanda silang dibawah:





Contoh heading / Judul

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Morbi malesuada, ante at feugiat tincidunt, enim massa gravida metus, commodo lacinia massa diam vel eros. Proin eget urna. Nunc fringilla neque vitae odio. Vivamus vitae ligula.


delete



Contoh heading / Judul

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Morbi malesuada, ante at feugiat tincidunt, enim massa gravida metus, commodo lacinia massa diam vel eros. Proin eget urna. Nunc fringilla neque vitae odio. Vivamus vitae ligula.



delete


berikut saya perlihatkan codingnya :



$(".panel .delete").click(function(){
$(this).parents(".panel").animate({ opacity: 'hide' }, "slow");
});


Integrasi coding diatas dengan css dan html adalah sebagai berikut:



<script type="text/javascript" src="NamaFileJquery.js"></script>
<script type="text/javascript">
$(document).ready(function(){
$(".panel .delete").click(function(){
$(this).parents(".panel").animate({ opacity: 'hide' }, "slow");
});
});
</script>


<style type="text/css">
.panel {
background: #edf5e1;
padding: 10px 20px 10px;
margin:0 auto;
width: 450px;
position: relative;
border-top: solid 2px #c4df9b;
}
.panel .delete {
position: absolute;
top: 10px;
right: 10px;
cursor: pointer;
}
.panel h5{
background: #edf5e1;
padding: 10px 20px 10px;
position: relative;
border-top: solid 2px #c4df9b;
}
.panel .delete {
position: absolute;
top: 10px;
right: 10px;
cursor: pointer;
}
</style>

<div class="panel">
<h5>Contoh heading / Judul</h5>
<p>Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Morbi malesuada,
ante at feugiat tincidunt, enim massa gravida metus,
commodo lacinia massa diam vel eros. Proin eget urna.
Nunc fringilla neque vitae odio. Vivamus vitae ligula.</p>
<img src="images/btn-delete.gif" alt="delete" class="delete" />
</div>

<div class="panel">
<h5>Contoh heading / Judul</h5>
<p>Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Morbi malesuada,
ante at feugiat tincidunt, enim massa gravida metus,
commodo lacinia massa diam vel eros. Proin eget urna.
Nunc fringilla neque vitae odio. Vivamus vitae ligula.</p>
<img src="images/btn-delete.gif" alt="delete" class="delete" />
</div>




elemen yang memiliki class = "delete" merupakan child atau anak dari elemen dengan class = "panel" atau dalam hal ini disebut parent, dengan jQuery diatas maka pada saat class ="delete" di klik maka element panel akan di sembunyikan $(this).parents(".pane").animate({ opacity: 'hide' }, "slow") . silahkan coba dan praktekan sendiri.

Read more

Selasa, 12 April 2011

jQuery plugin: Membuat Easy Image Zoom Preview ( Pratinjau Gambar)

Perhatian : Code script dan CSS pada posting ini berasal ASLI dari halaman ini, bukan copy paste, jika kami menemukan blog website lain yang mengulas tentang posting yang sama, Anda beberati menemukan plagiarish dari halaman ini. Harap cantumkan link ke halaman ini jika Anda tidak kami sebut sebagai " Plagiaris: , atau "Sang Copypaste Asalan"


Small imageSaya telah bekerja pada sebuah script kecil untuk klien saya, yang membutuhkan perbesaran citra tentang produk meraka. Saya mentraslate kan halaman ini ke bahasa Indonesia, dan mengedit beberapa script sihingga Anda ga perlu capek-capek untuk memahami, Sesederhana mungkin, anda hanya perlu copy paste scritp ini. JQuery ini saya edit untuk menciptakan sebuah script yang akan memungkinkan pengguna/pengunjung untuk melihat rincian gambar yang lebih besar sementara pengunjung tidak perlu mengklik agar gambar menjadi besar dan hanya menggerakkan kursor di atas gambar berukuran sedang tersebut, script ini saya gunakan di website kami www.papantulisku.com. Selama proses itu aku memutuskan untuk membuat sebuah plugin jQuery dan berbagi dengan kalian!

Untuk melihat contohnya, silahkan arahkan mouse anda ke vektor gambar diatas !

Seperti halnya dengan semua script saya, saya mencoba untuk menjaga hal-hal yang ringan yang mungkin, dan yang paling penting, mungkin disesuaikan dengan pemahaman kita bersama. Saya harap Anda akan menemukan ini dan mencobanya dengan sangat mudah untuk diterapkan ke situs web/blog Anda sendiri.


Pengantar

Pertama saya sarankan Anda memeriksa demo untuk melihat apa plugin adalah semua tentang. Kemudian kembali ke sini dan terus membaca artikel ini:)

Markup
Ide utama di balik plugin ini dan lainnya saya tulis adalah - menjaga markup sesederhana mungkin. Tidak perlu unsur-unsur dan HTML yang kembung. Juga markup (untuk semua plugin ) membuat konten yang diakses bahkan dengan JavaScript dimatikan, yang penting.
CSS yang mengandung unsur gambar kecil yang menghubungkan ke gambar besar, tetapi struktur ini dibutuhkan:

<a href="link gambar anda yang besar" class="zoom" ><img src="link gambar anda yg lebih kecil" alt="Small image" /></a>


Sebenarnya ada beberapa Script (dan CSS) namun untuk mengurus sisanya.

Pilihan

Plugin ini dapat disesuaikan dengan beberapa pilihan dan definisi CSS sederhana. Dalam hal CSS semua yang perlu Anda lakukan adalah menentukan gambar yang baru dibuat zoom ukuran elemen, posisi dan penampilan. Dalam demo saya, saya menggunakan definisi ini:


#easy_zoom{
width:600px;
height:400px;
border:5px solid #eee;
background:#fff;
color:#333;
position:absolute;
top:15px;
left:400px;
overflow:hidden;
-moz-box-shadow:0 0 10px #555;
-webkit-box-shadow:0 0 10px #555;
box-shadow:0 0 10px #555;
/* vertical and horizontal alignment used for preloader text */
line-height:400px;
text-align:center;
}


Anda akan melihat properti line-height ... Saya menggunakan ini jika untuk alignment vertikal dari teks pesan yang ditampilkan pada saat citra rinci sedang loading. Tentu saja Anda dapat menggunakan metode penentuan posisi Anda sendiri, teks Anda sendiri, masukkan markup tambahan jika Anda ingin menambahkan sendiri dan CSS untuk gaya preloader anda. Mungkin beberapa gif preloader sebagai gambar preloader? Saya akan menjelaskan kepada Anda, apa yang saya menunjukkan di sini adalah contoh yang Anda dapat dengan mudah menyesuaikannya dengan keperluan anda sendiri.

Mari kita lihat plugin pilihan. Berikut adalah daftar dari dengan nilai-nilai default dan deskripsinya:

id

Default value: "easy_zoom"
ID gambar yang baru dibuat zoom elemen. Tentu saja Anda dapat menggunakan sendiri, tapi pastikan Anda memperbarui CSS sesuai.

induk
Default value: "tubuh"
Ini mendefinisikan elemen DOM mana yang baru dibuat gambar zoom elemen akan disisipkan. Anda dapat menyisipkan di mana pun Anda seperti di DOM dengan mengedit opsi ini.

menambahkan
Nilai Default: "true"
Jika diatur ke true (secara default) elemen yang baru dibuat akan dimasukkan sebagai anak terakhir dari elemen induk. Jika opsi ini diset ke false maka elemen yang baru dibuat akan dimasukkan sebagai anak pertama dari elemen induk.

preload

Default value: "Loading ..."
Pesan yang muncul sebelum gambar besar dimuat. Anda dapat menggunakan pilihan ini untuk menulis pesan preload Anda sendiri dan menyisipkan HTML yang Anda inginkan. Jika Anda ingin menggunakan preloader gifs, saya sarankan anda pergi dengan gambar latar belakang.

kesalahan
Nilai Default: "Ada masalah dengan loading gambar."??
Dalam hal gambar besarnya tidak ditemukan atau tidak dapat dimuat, pesan kesalahan akan muncul. Anda dapat menggunakan pilihan ini untuk pesan kesalahan kustom.
Berikut adalah contoh kode untuk menggunakan beberapa opsi kustom:

jQuery(function($){

$('a.zoom').easyZoom({
id: 'imagezoom',
preload: '<p class="preloader">Loading the image</p>'
parent: '#container'
});

});


Dalam salah satu artikel berikutnya di sini di Netter Code saya akan menawarkan satu halaman template portofolio yang menggunakan pratinjau gambar ini.

Nah lanjutkan !!!..
Sekarang bagaimanakan menerapkan nya pada sebuah halaman blog atau untuk seluruh halaman blog ??

Langkah langkah :
  1. Buka blogger dan silahkan menuju halamana "Edit HTML" milik anda .
  2. Copykan code dibawah ini sebelum//<![CDATA[

    #easy_zoom{
    width:600px;
    height:400px;
    border:5px solid #eee;
    background:#fff;
    color:#333;
    position:absolute;
    top:15px;
    left:400px;
    overflow:hidden;
    -moz-box-shadow:0 0 10px #555;
    -webkit-box-shadow:0 0 10px #555;
    box-shadow:0 0 10px #555;
    /* vertical and horizontal alignment used for preloader text */
    line-height:400px;
    text-align:center;} , blockquote, dl, form, table, pre{line-height:inherit;margin:0 0 1.5em 0;}

    li{margin:0 0 0 2em;padding:0;display:list-item;list-style-position:outside;}
    blockquote, dd{padding:0 0 0 2em;}
    pre, code, samp, kbd, var{font:100% mono-space,monospace;}
    pre{overflow:auto;}
    abbr, acronym{
    text-transform:uppercase;
    border-bottom:1px dotted #000;
    letter-spacing:1px;
    }
    abbr[title], acronym[title]{cursor:help;}
    small{font-size:.9em;}
    sup, sub{font-size:.8em;}
    em, cite, q{font-style:italic;}
    img{border:none;}
    hr{display:none;}
    table{width:100%;border-collapse:collapse;}
    th,caption{text-align:left;}
    form div{margin:.5em 0;clear:both;}
    label{display:block;}
    fieldset{margin:0;padding:0;border:none;}
    legend{font-weight:bold;}
    input[type="radio"],input[type="checkbox"], .radio, .checkbox{margin:0 .25em 0 0;}

    #container{
    padding:30px;
    }

  3. Copykan code dibawah ini sebelum </head> namun jika script dibawah ini sudah ada dalam template anda, todak perlu di copy
    <script type="text/javascript" > (function($){$.fn.easyZoom=function(_1){var _2={id:"easy_zoom",parent:"body",append:true,preload:"Loading...",error:"There has been a problem with loading the image."};var _3;var _4=new Image();var _5=false;var _6=true;var _7;var w1,w2,h1,h2,rw,rh;var _8=false;var _1=$.extend(_2,_1);this.each(function(){_3=this;var _9=this.tagName.toLowerCase();if(_9=="a"){var _a=$(this).attr("href");_4.src=_a+"?"+(new Date()).getTime()+" ="+(new Date()).getTime();$(_4).error(function(){_6=false;});_4.onload=function(){_5=true;_4.onload=function(){};};$(this).css("cursor","crosshair").click(function(e){e.preventDefault();}).mouseover(function(e){_c(e);}).mouseout(function(){_d();}).mousemove(function(e){_b(e);});}});function _c(e){_d();var _e=$("<div id=""+_1.id+"">"+_1.preload+"</div>");if(_1.append){_e.appendTo(_1.parent);}else{_e.prependTo(_1.parent);}if(!_6){_f();}else{if(_5){_10(e);}else{_11(e);}}};function _11(e){if(_5){_10(e);clearTimeout(_7);}else{_7=setTimeout(function(){_11(e);},200);}};function _10(e){_8=true;$(_4).css({"position":"absolute","top":"0","left":"0"});$("#"+_1.id).html("").append(_4);w1=$("img",_3).width();h1=$("img",_3).height();w2=$("#"+_1.id).width();h2=$("#"+_1.id).height();w3=$(_4).width();h3=$(_4).height();w4=$(_4).width()-w2;h4=$(_4).height()-h2;rw=w4/w1;rh=h4/h1;_b(e);};function _d(){_8=false;$("#"+_1.id).remove();};function _f(){$("#"+_1.id).html(_1.error);};function _b(e){if(_8){var p=$("img",_3).offset();var pl=e.pageX-p.left;var pt=e.pageY-p.top;var xl=pl*rw;var xt=pt*rh;xl=(xl>w4)?w4:xl;xt=(xt>h4)?h4:xt;$("#"+_1.id+" img").css({"left":xl*(-1),"top":xt*(-1)});}};};})(jQuery);</script>
  4. Selanjutnya copy kode dibawah ini tepat dibawah kode no. 3 diatas.

    <script type="text/javascript">(function($) {

    $.fn.easyZoom = function(options){

    var defaults = {
    id: 'easy_zoom',
    parent: 'body',
    append: true,
    preload: 'Loading...',
    error: 'There has been a problem with loading the image.'
    };

    var obj;
    var img = new Image();
    var loaded = false;
    var found = true;
    var timeout;
    var w1,w2,h1,h2,rw,rh;
    var over = false;

    var options = $.extend(defaults, options);

    this.each(function(){

    obj = this;
    // works only for anchors
    var tagName = this.tagName.toLowerCase();
    if(tagName == 'a'){

    var href = $(this).attr('href');
    img.src = href + '?' + (new Date()).getTime() + ' =' + (new Date()).getTime();
    $(img).error(function(){ found = false; })
    img.onload = function(){
    loaded = true;
    img.onload=function(){};
    };

    $(this)
    .css('cursor','crosshair')
    .click(function(e){ e.preventDefault(); })
    .mouseover(function(e){ start(e); })
    .mouseout(function(){ hide(); })
    .mousemove(function(e){ move(e); })
    };

    });

    function start(e){
    hide();
    var zoom = $('<div id="'+ options.id +'">'+ options.preload +'</div>');
    if(options.append) { zoom.appendTo(options.parent) } else { zoom.prependTo(options.parent) };
    if(!found){
    error();
    } else {
    if(loaded){
    show(e);
    } else {
    loop(e);
    };
    };
    };

    function loop(e){
    if(loaded){
    show(e);
    clearTimeout(timeout);
    } else {
    timeout = setTimeout(function(){loop(e)},200);
    };
    };

    function show(e){
    over = true;
    $(img).css({'position':'absolute','top':'0','left':'0'});
    $('#'+ options.id).html('').append(img);
    w1 = $('img', obj).width();
    h1 = $('img', obj).height();
    w2 = $('#'+ options.id).width();
    h2 = $('#'+ options.id).height();
    w3 = $(img).width();
    h3 = $(img).height();
    w4 = $(img).width() - w2;
    h4 = $(img).height() - h2;
    rw = w4/w1;
    rh = h4/h1;
    move(e);
    };

    function hide(){
    over = false;
    $('#'+ options.id).remove();
    };

    function error(){
    $('#'+ options.id).html(options.error);
    };

    function move(e){
    if(over){
    // target image movement
    var p = $('img',obj).offset();
    var pl = e.pageX - p.left;
    var pt = e.pageY - p.top;
    var xl = pl*rw;
    var xt = pt*rh;
    xl = (xl>w4) ? w4 : xl;
    xt = (xt>h4) ? h4 : xt;
    $('#'+ options.id + ' img').css({'left':xl*(-1),'top':xt*(-1)});
    };
    };

    };

    })(jQuery);
    </script>
  5. SELESAI..

Silahkan "pratinjau Element" sebelum anda sAVE.
Semoga Bermanfaat...




Read more

Sabtu, 09 April 2011

Pengenalan Pemrograman Website Berbasis Php - Php Bag. 1


PHP adalah alat yang ampuh untuk membuat halaman Web dinamis dan interaktif. PHP adalah alternatif yang banyak digunakan, gratis, dan efisien untuk pesaing seperti Microsoft ASP.
Dalam tutorial PHP kami berikut ini dan selanjutnya, anda akan belajar tentang PHP, dan bagaimana untuk mengeksekusi script pada server Anda.

PHP adalah bahasa server-side scripting.
Apa Yang Harus Anda ketahut Yerlebih Dahulu ?

Sebelum Anda melanjutkan, Anda harus memiliki pemahaman dasar sebagai berikut:

* HTML / XHTML
* JavaScript


Apa itu PHP?

  1. PHP singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor
  2. PHP adalah bahasa scripting server-side, seperti ASP
  3. PHP script dijalankan di server
  4. PHP mendukung banyak database (MySQL, Informix, Oracle, Sybase, Solid, PostgreSQL, Generic ODBC, dll)
  5. PHP adalah perangkat lunak open source
  6. PHP gratis untuk didownload dan digunakan

Apa itu PHP File?

* PHP file dapat berisi teks, tag HTML dan skript
* PHP file dikembalikan ke browser sebagai HTML biasa
* PHP file memiliki ekstensi bertipe file seperti "php.", ". Php3", atau ". Phtml"
Apa itu MySQL?

* MySQL adalah server database
* MySQL sangat ideal untuk aplikasi kecil dan besar
* MySQL mendukung SQL standar
* MySQL menyusun pada sejumlah platform
* MySQL bebas untuk didownload dan digunakan

PHP + MySQL

* PHP dikombinasikan dengan MySQL adalah cross-platform (Anda dapat mengembangkan di Windows dan juga melayani pada platform Unix)

Mengapa PHP?

  1. PHP berjalan pada platform yang berbeda (Windows, Linux, Unix, dll)
  2. PHP kompatibel dengan hampir semua server yang digunakan pada saat ini (Apache, IIS, dll)
  3. PHP GRATIS untuk men-download dari sumber resmi PHP: www.php.net
  4. PHP mudah dipelajari dan berjalan efisien pada semua server

Dimana Mulainya?

Untuk mendapatkan akses ke server web dengan dukungan PHP, Anda dapat:
  1. Instal Apache (atau IIS) di server Anda sendiri, kemudian menginstal PHP, dan MySQL
  2. Atau membeli web hosting dengan dukungan PHP dan MySQL
Read more

Cara Kerja Java Script - Java Sript Bagian 2


Untuk melangkah pada pembahasan kali ini, ada baiknya bagi yang tersesat disini, silahkan Anda kembali ke halaman atau posting sebelumnya ( Pengenalan Java Script ), ^_^
---------------------------------------------------------------------------------//
Untuk Menuliskan di Sebuah Dokumen HTML


Contoh di bawah ini menulis sebuah elemen <p> dengan informasi tanggal saat ini untuk dokumen HTML:
Contoh

<html> <body>
<h1> Halaman Web Pertama Saya </ h1>

<script type="text/javascript"> document.write ("<p>" + Date () + "</ p>"); </ Script>

</ Body> </ Html>


Lihat Jadinya »

Catatan: Cobalah untuk menghindari penggunaan document.write () dalam kode JavaScript untuk diterapkan secara nyata. Seluruh halaman HTML akan ditimpa jika document.write () digunakan di dalam fungsi, atau setelah halaman dibuka. Namun, document.write () adalah cara mudah untuk menunjukkan JavaScript output dalam tutorial.
Mengubah Elemen HTML

Contoh di bawah ini menulis tanggal saat ini menjadi unsur <p> yang ada:
Contoh :
<html>
<body>

<h1> Halaman Web Pertama Saya </ h1>

<p id="demo"> </ p> <script type="text/javascript"> document.getElementById ("demo") innerHTML = Date ().; </ Script>

</ Body>
</ Html>


Coba sendiri »

Catatan: Untuk memanipulasi elemen HTML JavaScript menggunakan metode getElementById DOM (). Metode mengakses elemen dengan id tertentu.

Penjelasan Dari Contoh - contoh Diatas :

Untuk menyisipkan JavaScript ke dalam halaman HTML, gunakan tag <script>.
Di dalam tag <script> dapat menggunakan atribut "type" untuk mendefinisikan bahasa scripting nya.
<script> Dan </ script> memberitahu bahwa dimanakah JavaScript dimulai dan berakhir:

<html>
<body>
<h1> Halaman Web Pertama Saya </ h1>
<p id="demo"> Ini adalah paragraf. </ p>


<script type="text/javascript"> ... beberapa kode JavaScript ... </ Script>

</ Body>
</ Html>


Tag antara <script> dan </ script> berisi JavaScript dan dijalankan oleh browser.

Dalam hal ini, browser akan mengganti konten dari elemen HTML dengan id = "demo", dengan tanggal saat ini:
<html>
<body>

<h1> Halaman Web Pertama Saya </ h1>

<p id="demo"> Ini adalah paragraf. </ p>


<script type="text/javascript"> document.getElementById ("demo") innerHTML = Date ().; </ Script>
</ Body>
</ Html>


Tanpa tag <script> , browser akan memperlakukan "document.getElementById (" demo ") innerHTML = Date ();." Sebagai teks murni dan hanya menulis ke halaman:
Coba sendiri disini

Beberapa Browser yang Tidak Mendukung JavaScript
Browser yang tidak mendukung JavaScript, akan menampilkan JavaScript sebagai isi halaman, hanya berupa teks.
Untuk mencegah browser melakukan hal ini, dan sebagai bagian dari JavaScript standar, tag komentar HTML harus anda gunakan untuk "menyembunyikan" JavaScript.

Hanya menambahkan tag komentar HTML <- sebelum pernyataan pertama JavaScript, dan a -!> (Akhir komentar) setelah lAnda tuliska JavaScript terakhir, contoh seperti ini:

<html>
<body>

<script type="text/javascript">
<! -
document.getElementById ("demo") innerHTML = Date ().;
//-->
</ Script>
</ Body>

</ Html>


Yang garis miring maju dua pada akhir baris komentar (/ /) adalah simbol komentar JavaScript. Hal ini mencegah JavaScript dari pembacaan tag - >. Jika anda tidak menuliskan atau mengetikkan tanda garis miring dua ( //) maka tag - > akan terbaca.
Read more